Beras Lokal

Hasil Bumi

Padi (bahasa latin: Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar. Padi diduga berasal dari India atau Indocina dan masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM.[1]

Produksi padi dunia menempati urutan ketiga dari semua serealia, setelah jagung dan gandum. Namun, padi merupakan sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia.

Hasil dari pengolahan padi dinamakan beras.

Beras adalah bulir padi yang sudah terpisah dari sekamnya. Mengolah padi hingga menjadi beras harus melewati tahapan menumbuk gabah dengan menggunakan lesung. Gabah yang terkelupas kulitnya itulah yang dinamakan beras. Beras yang sering kita konsumsi ini berwarna putih dan memiliki ukuran yang sangat kecil. Saat menggenggam beras rasanya sama seperti menggenggam pasir karena ukuran yang sangat kecil dan cukup halus. Disamping itu beras memiliki beberapa jenis dan warna yaitu, beras merah, beras hitam, dan beras ketan. Kedua beras tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil dari beras putih pada umumnya dan untuk beras ketan memiliki warna yang lebih transparan daripada beras putih. Biasanya semua jenis beras ini dimasak dengan cara menanank nasi hingga tanak atau untuk lebih mudahnya dapat menggunakan rice cooker untuk memasaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *